Review Film The Alchemist Of Happinest

Review Film The Alchemist Of Happinest

Perkenal kan nama saya Dimas Kevin mahasiswa UIN SMH BANTEN Jurusan BKI saya masuk UIN pada tahun 2018 di tulisan ini saya akan berbagi sediki tentang hal yang saya dapat setelah menyaksikan film dokumenenter tentang salah satu tokoh islam yang berperan sangat penting dan membawa dampak besar terhadap peradaban islam beliau bernama Al Ghazali.

di film ini saya dapat mengetahui sosok beliau mulai dari kepribadian beliau sampai apa saja prestasi beliau pada masa itu, film ini menggambarkan sosok Al Ghazali itu sebagai seorang yang haus akan ilmu pengetahuan dan juga di gambarkan sebagai sosok yang baik hati, ramah dan suka menolong, ketika saya melihat film ini saya termotivasi terhadap sosok beliau karena beliau itu sangat pandai, pandai berfilsafat, pandai berdebat, dan pandai mengobati.

Saya kagum terhadap beliau karena beliau sudah hafal kurang lebih 12.000 kitab pada saat beliau masih muda, dan juga yang membuat lebih kagum ketika beliau bisa menentukan waktu menggunakan batu, pemikirannya sangat canggih sekali orang pada zaman dahulu pasti belum pernah terpikir akan hal itu.

Di film ini juga bisa di tangkap kondisi pada masa itu, bisa tergambar dalam film ini, namun dalam film ini kekurangan nya adalah alur cerita nya yang membingungkan sekali, dan terlalu sedikit adegan yang menggambar kan sosok Al Ghazali, dan narasumber yang terlalu banyak membuat saya bingung ketika narasumber 1 dan yang lain berbicara saya tidak bisa membedakan suara nya karena hamper mirip.

Untung saja ada subtitle Bahasa Indonesia sehingga saya bisa menangkap apa yang sedang di ceritakan oleh narasumber tersebut, untuk kualitas film nya sendiri menurut saya pribadi kualitas 360p itu kurang nyaman di lihat oleh mata karena resolusi 360p itu kualtias gambar masih belum jelas andai saya kualitas gambar bisa lebih jelas atau resolusi nya 720p membuat mata nyaman dan enak di pandang.

Terimakasih

Advertisements

Resensi film Agora

Resensi film Agora

Agora bercerita tentang di akhir abad ke 4 ketika romawi di ambanng ke hancuran,Alexandria salah provinsi di Mesir, masih mempertahankan kejayaan nya, dan ada kota yang bernama Agora di dalam kota tersebut terdapat perselisihan tentang kepercayaan yang di anut oleh rakyat Agora itu sendiri, rakyat kota Agora terpecah menjadi dua yait kaum serapis yang menyembah berhala, dan kaum Kristen yang menyembah tuhan (yesus/salib) , perbedaan kepercayaan inilah yang membuat rakyat Agora terpecah, di film Agora juga di perlihatkan kaum filsafat yang sedang mencari kebenaran tentang system tatasurya dan bumi,  di kota Agora ada suatu tempat untuk beradu pendapat, pada saat itu ke dua pemuka agama beradu argument, pada saat itu pemuka agama dari bangsa serapis berpendapat bahwa berhala sebagai tuhan yang mutlak , dan pemuka agama Kristen berpendapat bahwa tuhan yang mutlak adalah yesus yang di lambangkan salib oleh mereka, padaa saat beradu argument rakyat yang menganut kepercayaan Kristen menantang rakyat yang menganut kepercayaan serapis untuk menguji keberadaan dan kebenaran akan ada nya tuhan , pemuka agama Kristen menantang pemuka agama serapis untuk berjalan di atas bara api, dan pemuka agama kristen pun menyanggupi hal tersebut, lalu dia mencoba untuk berjalan di atas bara api dan mengatakan bahwa dia bisa melakukan hal seperti itu karena ada tuhan yang memberikan mukjizat kepada dia supaya bisa berjalan di atas bara api tersebut, lalu  dia pun menatang pemuka agama serapis itu untuk berjalan di atas bara api agar membuktikan bahwa tuhan yang di bicarakan oleh pemuka agama serapis itu benar akan ada nya tuhan, singkat cerita kaum serapis di pukul mundur oleh kaum kristiani hingga meninggalkan kota Agora, hingga peninggalan kaum serapis pun ikut di musnahkan oleh kaum kristiani, hingga kaum serapis hanya tersisa beberapa orang , Pada dasar nya yang saya tanggapi dari film ini adalah perbedaan keyakinan, di film ini memiliki alur cerita yang bagus dan tidak mudah di tebak , akan tetapi di film ini terlalu seram adegan nya mungkin memang sengaja di buat oleh pembuat nya seperti itu dan mungkin juga pada saat itu memang terjadi pertumpahan darah seperti itu. Akan tetapi di film ini juga mengajarkan tentang keyakinan harus di pegang teguh sampai terjadi pertumpahan darah, di film Agora ini juga mengajarkan kita supaya berpikir kritis jika ada sesuatu yang harus di cari maka kita harus mengetahui terlebih dahulu sumber atau asal nya dari mana. Di film ini juga mengajarkan kita agar kita tidak membanggakan akan ada nya suatu hal karena suatu saat itu bisa hilang begitu saja.

Hakikat Manusia : Kebahagian Adalah Cobaan Bagi Manusia

Hakikat Kebahagiaan

Perkenal kan nama saya Dimas Kevin mahasiswa UIN SMH BANTEN Jurusan BKI saya masuk UIN pada tahun 2018 di tulisan ini saya akan berbagi sedikit makna kebahagiaan yang saya dapat dan saya temui selama saya hidup dari dulu sampai sekarang.
Dahulu ketika saya sekolah di sekolah dasar ,memaknai kebahagiaan adalah suatu kenikmatan yang diberi oleh tuhan yang mahakuasa, karena tuhan memberi kenikmatan saya merasa bahagia, bahagia menurut saya saat itu adalah hawa nafsu atau hasrat yang terpenuhi dan terasa nikmat , di ibaratkan seperti: saya dulu ingin sekali mempunyai perlengkapan menggambar seperti crayon, pensil, dan buku gambar akan tetapi saya belum mempunyai hal tersebut sampai saya bilang kepada ke dua orangtua untuk membelikan perlengkapan tersebut, dan akhir nya saya pun di belikan perlengkapan menggambar tersebut, dan pada saat itu pun diri saya merasakan kenikmatan karena hawa nafsu atau hasrat terpenuhi dan hati saya pun merasa bahagia pada saat itu.

Lain cerita apabila keinginan saya untuk memiliki perlengkapan gambar itu tidak tercapai keadaan hati saya bukan lah senang atau bahagia akan tetapi suasana hati saya akan sedih, akan tetapi guru sekolah dasar saya memberi pengertian bahagia yaitu kesenangan sesaat yang dapat di wujudkan pada saat itu saya pun belum bisa mengerti apa yang di ucap dan di maksud oleh guru saya.
Lalu banyak pula yang saya ketahui tentang bahagia ternyata bahagia bukan hanya hasrat atau hawa nafsu yang terpenuhi melainkan bagaimana proses kita sebagai manusia untuk menggapai keinginan atau hasrat kita akan sesuatu hal, teman saya yang bernama Rifki Ahmad Faudzan beliau adalah teman saya bertukar pikiran, teman saya belajar dan teman saya bermain pada saat masih Madrasah Tsanawiyah (MTS) ketika itu pada saat ulangan semester 1 saya dan beliau alhamdulilah mendapat nilai yang cukup memuaskan dan saya pun bertanya kepada dia “Rif lo bahagia emang dapet nilai di atas KKM?” lalu dia pun menjawab “pasti dim gw bahagia gw dapet nilai diatas KKM karena gw udah usaha sendiri belajar supaya bisa dapet nilai diatas KKM” lalu saya pun bertanya lagi “emang nya lo sungguh sungguh belajar nya sampe lo bangga dapet nilai segitu hasil sendiri.” Lalu dia menjawab “ ya pastinya gw bangga karena apa yang gw targetin tercapai dengan usaha gw sendiri”.
Sesudah berbincang dengan beliau, saya pun terpikir bahwa bahagia bukan tercipta hanya ketika tuhan memberi kenikmatan itu sendiri, melainkan kita sebagai ciptaan nya harus berusaha terlebih dahulu untuk mencapai tujuan kita dan memenuhi hasrat kita supaya bisa merasakan bahagia, disinilah ketika kita ingin bahagia maka kita harus menghadapi cobaan terlebih dahulu.
Lalu banyak pula kejadian kejadian sosial yang saya alami dan saya di sekitar lingkungan saya tentang kebahagiaan ini, di lingkungan sosial kebahagian bisa di lambangkan oleh sebuah harta berlimpah atau pun keinginan yang terpenuhi secara langsung, seseorang akan bahagia ketika kaya raya sebab bila seesorang yang memiliki harta hasrat mereka akan sesuatu hal itu akan cepat terwujud, jika seseorang itu miskin maka mereka akan sulit mendapat kebahagiaan.

Saya tidak setuju akan hal tersebut, karena kebahagiaan tidak bisa di ukur oleh materi saja dan tidak setuju apabila orang miskin itu akan susah mendapat kebahagiaan, karena kebahagiaan adalah milik semua ciptaan yang mahakuasa yaitu Allah SWT, mengapa saya berpikiran seperti itu ? karena apa bila benar seperti itu di kalangan sosial mengira bahwa harta adalah tolak ukur bahagia maka akan ada sedikit orang yang merasakan kebahagiaan itu sendiri.
Ketika saya belajar di madrasah aliyah guru fikih saya, beliau bernama Pak Mashudi mengajarkan bahwa, kenikmatan adalah cobaan dan cobaan adalah kenikmatan, beliau mengibaratkan seperti orang yang kaya raya yang hidup nya di kelilingi orang harta yang melimpah mereka akan merasakan kenikmatan dan kebahagiaan, akan tetapi dia lupa bahwa dia sedang di uji oleh Allah SWT supaya tidak kufur oleh nikmat yang telah Allah beri kepada mereka dan mereka pula akan gelisah hidup nya karena mereka memikirkan harta mereka, mereka takut kehilangan harta mereka, jika harta mereka hilang maka mereka sudah tidak bisa lagi merasakan kebahagiaan, jadi orang yang sedang merasakan kenikmatan adalah orang yang sedang diberi cobaan, apakah dia kufur nikmat atau dia tetap taat kepada Allah SWT.
Sebalik nya ketika kita di beri cobaan oleh Allah SWT kita akan di beri nikmat, beliau mengibaratkan seperti orang miskin yang sedang kelaparan mereka tidak punya uang untuk membeli beras lalu mereka berdoa kepada Allah SWT meminta supaya mereka bisa kenyang, ketika selesai berdoa mereka pun ikhtiar berusaha mencari uang untuk membeli beras dan Allah pun memberi jalan sehingga mereka mendapat uang untuk membeli beras, mereka merasakan kenikmatan karena mereka sudah bisa makan, hal yang bisa saya petik dari cerita di atas bahwa ketika Allah memberi cobaan kepada ciptaan nya, Allah sudah memberikan kenikmatan apabila ciptaan nya rajin beribadah kepada Nya dan tetap optimis berusaha maka kenikmatan akan muncul dari balik cobaan.
Saya pun setuju akan hal itu sampai sekarang pun saya tanamkan kepada diri saya bahwa “Nikmat adalah cobaan dan cobaan adalah nikmat” jika semua orang menanamkan hal yang sama kepada diri nya, diri saya yakin mereka tidak akan takut walaupun kehilangan harta nya sekalipun dan tidak akan gelisah karena menjaga harta harta nya, sebaliknya mereka akan bersyukur apa bila di beri cobaan oleh Allah SWT supaya mereka taat beribadah kepada Nya dan terus usaha sampai mendapat kebahagiaan tersebut.

Jadi menurut saya kebahagiaan adalah suatu hal yang di upayakan manusia untuk memenuhi hasrat mereka, akan tetapi kebahagiaan juga adalah cobaan, cobaan kita untuk lebih mengoreksi diri agar kita tidak jauh dari Allah SWT.
Sekian tulisan ini semoga bermanfaat bagi pembaca jika ada salah dalam pengetikan mohon maaf karena saya masih dalam tahap pembelajaran.
Terima kasih.

 

Pengalaman pertama ku mengenal mazhab dalam islam

Pengalaman pertama mengenal mazhab dalam islam

Ini adalah tulisan yang saya ajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu kalam , Tulisan ini berisi cerita pribadi saya mengenal mazhab dalam islam.

Semoga bermanfaat dan selamat membaca
Kisah awal ku mengenal mazhab dalam islam

Dimas kevin
Saya mulai belajar tentang mazhab pada saat bangku madrasah aliyah tepat nya pada kelas 11 , di madrasah aliyah saya mengambil jurusan ips jadi saya hanya belajar tentang ini pada jam pelajaran agama yaitu akidah akhlak ketika itu guru saya yang bernama Bu Eem menjelaskan tentang Mazhab

ab syiah dan ketika itu saya tidur di kelas dan tidak mendengar apa yang diterangkan oleh beliau tetapi saya dapat mendengar sedikit tentang apa yang di ucap beliau, beliau berkata bahwa syiah itu terlalu mengagung-agungkan ali dan mahzab syiah berpendapat bahwa ali yang pantas menjadi sebagai pemimpin umat islam setelah muhammad wafat karena ali merupakan orang terdekat rasullah oleh karena itu mereka berpendapat seperti ituyang bisa saya tangkap ketika itu hanya sebatas itu saja dan pemahaman saya tentang mazhab ini belum terlalu dalam dan saya pun orang nya pemalas sehingga tidak mencari informasi lebih lanjut tentang mazhab ini.

Singkat cerita ketika saya nonton berita di tv mucul berita tentang teroris dan mengatas namakan umat islam ,media mengatakan bahwa yang melakukan tidak teroris itu dari golongan syiah saya pun tidak mengerti mengapa media massa mempublikasikan berita itu ,saya sempat membaca artikel di http://www.okezone.com di artikel itu mengatakan bahwa aliran syiah itu berpusat di suriah dan negara terebut sering berperang dan di artikel itu mengatakan bawa aliran syiah itu termasuk golongan yang sesat , disaat itu pula saya berpendapat syiah itu sesat dan syiah itu golongan yang melenceng dari agama islam karena golongan ini sangat hobi berperang dan dapat memecah belahkan golongan satu dan golongan lain nya,sebelum nya saya mohon maaf kepada pembaca karena di dalam artikel ini saya terlalu banyak bercerita tentang mahzab syiah karena syiah adalah mahzab yang sering saya dengar dan banyak yang memberitakan mazhab ini.Di indonesia sendiri sudah banyak orang yang mengenal mazhab ini dan banyak ajaran ajaran yang sudah beredar di kalangan masyarakat tentang syiah itu sendiri dan masyarakat indonesia banyak yang menjadi syiah yang sesat yang mengajarkan untuk memberontak suatu negara dan akhir nya mereka di manfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan menjadi Teroris ,Ketika golongan tersebut melakukan tindakan terorisme golongan mereka selalu menggunakan cadar sehingga di indonesia orang yang menggunakan cadar di curigai sebagai golongan syiah. ketika itu saya pun makin percaya bahwa syiah itu golongan yang sesat akan tetapi saya masuk universitas islam negri di kota serang ya itu UIN SMH banten di dalam universitas itu ada mata kuliah ilmu kalam dan saya di tugas kan untuk membuat artikel tentang mazhab dalam islam,Pada saat itu saya bingung ketika saya di tugaskan untuk membuat artikel tentang mazhab islam / aliran aliran dalam islam(Syiah,Mutazilah,Asyarriyah).

Karena saya belum paham betul tentang mahzab mahzab tersebut maka saya bertanya dan sekaligus berdiskusi dengan teman saya yang bernama Furqon kelas BKI 1 B beliau berpendapat tentang

-Syiah
Menurut beliau syiah itu golongan yang mengagungkan , menguluhkan dan meninggikan sayyidina ali bin abi thalib yang dimana setelah wafat nya Rasullah yang seharus nya menggantikan Rasullah ialah sayyidina ali bin abi thalib bukan khulafarasyidin yaitu : Abu Bakar Assidiq,Umar Bin Khatab dan usman bin affan dan para pengikut kelompok syiah beranggapan bahwa ke 3 sahabat nabi tersebut sebagai perampas pengganti nabi. Lalu saya bertanya kepada Furqon

“Kamu mendapat pengertian Syiah itu sumber nya dari mana”

lalu Furqon menjawab
“Saya mendapat sumber dari Buku memahami ilmu kalam penulis Dra.Eem sundiyah MA.g yang di terbitkan pada tahun 2002”

Lalu saya juga berpendapat

“saya juga setuju furqon apa yang kamu ucapkan tadi , guru madrasah saya pun mengucapkan pengertian syiah seperti itu akan tetapi saya masih percaya bahwa aliran syiah itu termasuk aliran sesat menurut furqon sendiri bagaimana ?”

Furqon pun berpendapat tentang syiah

“syiah itu aliran yang ingin meninggikan aliran nya itu sendiri dan menurut saya itu sesat yang dimana mereka itu sungguh menyimpang dan tidak menerima fakta yang sudah ada contoh nya seperti para khulafaurasyidin sudah menjadi khalifah atas dasar musyawarah antara sahabat,dan yang lebih ekstrim lagi yaitu ada kelompok syiah yaitu bernama syiah al hidayah yang dimana kelompok ini beranggapan ali bin abi thalib adalah tuhan dan ada juga kelompok lain beranggapan bahwa seharus nya malaikat jibril memberikan wahyu tersebut bukan kepada nabi muhammad melaikan kepada ali bin abi thalib.”

Setelah itu saya mencari buku “ilmu kalam”, dan akhir nya saya dapat buku nya dari saudari rohmah dari jurusan syariah UIN SMHN BANTEN buku yang berjudul Ilmu Kalam karangan Drs.A.Chaerudji Abd .Chalik setelah saya membaca nya sedikit saya bisa berpendapat bahwa mazhab:

-Mutazilah
Saya berpendapat sesudah membaca buku karangan Drs . H.A Chaerudji Abd .Chalik kenapa mereka dikatakan sebagai Mutazilah? Karena mereka berusaha menjauhi dari bidah bidah sesat . dan mereka juga menanamkan pada diri mereka Ahl al-tauhid wa adl.lalu alasan memisahkan diri karena washil bin atha pendiri aliran Mutazilah berbeda pendapat dengan guru nya yaitu hasan al basri mengenai dosa besar, sejak itu lah washil dan pengikut nya disebut golongan Mutazilah Nama lain Mutazilah itu Muaththilah karena mereka menggangap sifat tuhan itu tidak ada.

Masih dengan sumber buku yang sama saya membaca mazhab Asyariyyah dan berpendapat bahwa

-Asyarriyyah

Diambil dari buku ilmu yang di tulis Drs.H.A.Chaerudji Abd.Chalik bahwa Asyarriyah adalah suatu aliran telogi yang dinisbahkan kependirinya,yaitu Abu al-Hasan Ali ibn Ismail al-Asyari.. Sebenarnya saya belum tau persis tentang mazhab ini di karenakan saya belum pernah belajar lebih lajut tentang mazhab ini , Jadi saya mencari sumber di google.com ketika saya mencari tentang mazhab Asyarriyyah di google.com muncul pernyataan bahwa mazhab Asyarriyyah Aliran ini termasuk menganut ahlussunah wal jamaah dan maturidiyah karena Dari banyaknya ulama yang mengikuti aqidah Asyariyah dan Maturidiyah sehingga Al-Yafii menyimpulkan bahwa seandainya dihitung jumlah ulama yang tidak ikut kedua akidah ini, maka niscaya akan bisa dihitung dengan jari. Ini semakin meyakinkan kita bahwa aqidah Asyariyah dan Maturidiyah adalah aqidah yang benar dan harus menjadi pedoman dan panutan seluruh umat Islam. Karena, kebenaran aqidah Asyariyah dan Maturidiyah adalah berdasarkan pada ijmak ulama yang tidak mungkin bersepakat dalam kesesatan seperti disebut dalam hadits Nabi di atas. Juga, hal ini didukung oleh kaidah fiqih bahwa ijmak ulama adalah dalil yang pasti, sedangkan perbedaan mereka menjadi rahmat yang luas Oleh karena itu, maka tidaklah berlebihan apabila para ulama mengidentikkan label Ahlussunnah Wal Jamaah hanya pada mereka yang mengikuti akidah Asyariyah atau Maturidiyah. Al-Murtadho Al-Zabidi (w. 1205 H/1732 M) dalam syarah Ihya Ulumuddin menyatakan: Apabila disebut Ahlussunnah Wal Jamaah, maka maksudnya adalah orang-orang yang mengikuti paham Asyariyah dan Maturidiyah..Pendapat tersebut di dapat dari (https://www.fatihsyuhud.net/aqidah-asyariyah-madzhab-mayoritas-ulama-ahlussunnah/)

Jadi dari pengalaman saya di atas dapat di simpulkan bahwa setiap mazhab memiliki pendapat yang berbeda beda, dan saya juga belum begitu paham dengan aliran aliran ini akan tetapi saya akan mengikuti mata kuliah ilmu kalam secara serius ,karena banyak yang belum saya ketahui seperti syiah dosen ilmu kalam yang bernama ahmad fadil berpendapat bahwa syiah itu tidak sesat karena beliau tidak sesat karena beliau sudah membuktikanya secara langsung bicara ke golongan syiah nya langsung jadi mungkin pendapat saya di atas masih belum benar.

Terimakasih kepada:
-saudara furqon

-Buku Ilmu kalam :Drs.H.A.Chaerudji Abd.Chalik diterbitkan 1 april 2007

-Google.com

-https://www.fatihsyuhud.net/aqidah-asyariyah-madzhab-mayoritas-ulama-ahlussunnah/

Begitulah kisah pribadi saya tentang menggenal mazhab dalam islam ,Semoga bisa menjadi bahan pembelajaran untuk kita semua.

Terima kasih .

Writed By Dimas Kevin

Pengalaman pertama mengenal Tuhan ku

Pengalaman pertama mengenal Allah SWT

Ini adalah tulisan yang saya ajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu kalam ,Tulisan ini berisi cerita pribadi saya mengenal tuhanku yaitu Allah SWT ,Semoga bermanfaat dan selamat membaca

Kisah awal ku mengenal Allah SWT

Dimas kevin
Saya mulai di ajarkan tentang agama islam sejak umur 3 tahun ,Guru pertama saya adalah ibu saya sendiri ketika umur 3 tahun saya sudah di ajarkan cara sholat yang baik dan benar,Awal nya saya sendiri bingung mengapa saya di ajarkan sholat pada saat itu sempat terpikir juga pada saat itu “Apakah ini penting untuk saya “dan sempat terucap sampai terdengar oleh ibu saya lalu ibu saya pun menjawab “Sholat itu penting nak untuk diri kamu kelak“,lalu saya pun mengikuti apa yang di perintah beliau ,pada saat itu saya pun belum paham betul mengapa saya harus sholat sampai pada kelas 6 saya di ceritakan oleh guru saya yang bernama pak Edi beliau bercerita “bahwa alam semesta ini diciptakan oleh Allah SWT“ lalu beliau bercerita sedikit mengenai Allah SWT beliau bercerita bahwa “Allah adalah sosok yang maha agung,yang menguasai alam semesta dan Allah adalah raja dari segala raja , Beliau lah yang menciptakan alam semesta ini beserta isi nya beliau juga mengatakan kita sebagai ciptaan nya harus patuh terhadap perintah Allah SWT dan menjauhi larangan nya“dan salah satu cara untuk mematuhi perintah nya adalah dengan cara beribadah kepada nya di antara nya adalah sholat ,singkat cerita ketika saya masuk MTs saya dipertemukan dengan guru fiqih beliau bernama Djumroni beliau mengajar sudah lama di sekolah itu , beliau mengajar di kelas saya dan beliau berbagi cerita kepada murid murid nya beliau bercerita pula tentang alam akhirat ketika saya sd saya belum mengerti alam akhirat saya hanya di ajarkan bagaimana cara sholat ketika sd ,Ternyata pada saat masuk MTs saya di ceritakan lagi tentang alam akhirat , beliau bercerita bahwa ketika kita sudah meninggal dumia kita akan berpindah dunia nyata seperti sekarang ini ke dunia yang ghaib keberadaan nya yaitu dunia akhirat beliau juga mengatakan bahawa ada 2 alam di akhirat yaitu syurga dan neraka ,beliau menjelas kan ke 2 alam yang ada di akhirat beliau bercerita tentang syurga terlebh dahulu beliau bercerita bahwa syurga adalah tempat orang orang yang beriman yang mengikuti peraturan yang di tentukan oleh Allah SWT , dan sebalik nya beliau bercerita tentang neraka ,Neraka adalah tempat orang orang membangkang yang tidak mau mematuhi perintah Allah SWT , Beliau menjelaskan bahwa di syurga jauh lebih nyaman dari pada di neraka di syurga di kelilingi oleh nikmat berlimpah sedangkan di neraka di kelilingi oleh keputus asaan dan kedustaan dari situ saya berpikir ingin rasa nya masuk syurga ,“Jika saya ingin masuk syurga berarti saya harus mengikiuti perintah Allah SWT secara ikhlas“ di pikiran saya saat itu seperti itu , singkat cerita ketika saya masih MTs saya memperdalam ilmu agama saya dan alhamdulilah masuk ke Madrasah Aliyah di sana saya juga memperdalam ilmu ke agamaan saya karena dengan saya beriman kepada Allah SWT insyallah Allah akan meridhoi saya masuk syurga
Begitulah kisah pribadi saya tentang menggenal Allah SWT ,Semoga bisa menjadi bahan pembelajaran untuk kita semua , Terima kasih .

Writed By Dimas Kevin